Wednesday, December 12, 2012

Motivasi Kehidupan: Kemiskinan; "Kami Kongsi Kasut Dan Baju"



Saya kini meneruskan pengajian saya di  di Kuala Lumpur. Dan saya ditugaskan oleh kepimpinan saya untuk menetap di Asrama HALUAN Penyayang, asrama anak yatim dan miskin di Bukit Naga Shah Alam. Nostalgia saya amat mendalam saat berada di sini. Sejak ianya diasaskan, pelbagai cabaran kami lalui untuk membina sebuah asrama anak yatim dan miskin yang menjadikan tarbiyah sebagai kurikulum terasnya.  Menatap wajah anak-anak penghuni asrama ini yang sedang menjalani kursus ibadah sebulan di asrama, telah mengingatkan kembali siapa diri saya satu saat dulu. Saya bersyukur dengan apa yang Allah telah kurniakan kepada saya.

“Dan Dia telah memberi kepada kamu sebahagian dari tiap-tiap apa jua yang kamu hajati dan jika kamu menghitung nikmat Allah nescaya lemahlah kamu menentukan bilangannya. Sesungguhnya manusia (yang ingkar) sangat suka menempatkan sesuatu pada bukan tempatnya lagi sangat tidak menghargai nikmat Tuhannya.” (Ibrahim : 34)

Rakan-rakan pembaca sekalian, hakikatnya, masih ramai anak-anak remaja di luar sana dibesarkan dalam serba serbi kemiskinan. Baik kemiskinan di kampung, mahupun kemiskinan di bandar. Dan hakikatnya, pada rezeki yang ada dalam akaun bank kita, ada hak untuk mereka. Cumanya kita tidak teruja sangat untuk mendekati mereka dan memberi sesuatu kepada mereka agar dengan sedikit pemberian itu dapat meringankan beban mereka. Dan yang terpenting dengan sedikit pemberian dari kita itu, akan dikembalikan semula oleh Allah Yang Maha Memberi kebaikan kepada kita di dunia dan akhirat.

Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata: “Dinamakannya sedekah, kerana dengan sedekah menunjukkan kejujuran orang yang memberinya. Harta itu disenangi oleh jiwa, apabila engkau menyedekahkan apa yang engkau senangi, maka hal itu sebagai dalil bahawa engkau jujur dan tulus dalam melakukannya.” (Syarah Riyadhus Sholihin, 3/161, oleh Ibnu Utsaimin rahimahullah)

“Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebahagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu, sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa’at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.” (al-Baqarah: 254)
Saya lampirkan satu kisah benar betapa di luar sana, ada anak-anak miskin yang luarbiasa mengajar kita erti kehidupan dan kesyukuran. Semoga kisah ini dapat memberi inspirasi dan keinsafan kepada kita betapa kesenangan yang kita miliki tidak ada nilai apa-apa sebelum kita berusaha untuk memberikan dan berkongsi sedikit kesenangan itu kepada mereka.

Cerita ini adalah kisah benar dari pengalaman seorang guru yang tulus dalam mendidik anak bangsa..

Saya mengajar di sekolah rendah di tengah-tengah bandaraya Kuala Lumpur. Saya mengajar sesi petang. Salah seorang murid saya setiap hari datang lambat ke sekolah. Kasut dan bajunya selalu kotor. Setiap kali saya bertanya tentang baju dan kasutnya dia hanya berdiam diri. Saya masih bersabar dengan keadaan pakaiannyatetapi kesabaran saya tercabar dengan sikapnya yang setiap hari datang lambat. Pada mulanya saya hanya memberi nasihat. Dia hanya menundukkan kepala tanpa berkata-kata kecuali anggukkan yang seolah-olah dipaksa. Kali kedua saya memberi amaran, dia masih juga mengangguk tetapi masih juga datang lambat keesokannya.

Kali ketiga saya terpaksa menjalankan janji saya untuk memukulnya kalau masih lambat. Anehnya dia hanya menyerahkan punggungnya untuk dirotan . Airmata saja yang jatuh tanpa sepatah kata dari mulutnya.

Keesokan harinya dia masih juga lambat, dan saya memukulnya lagi. Namun ia masih tetap datang ke sekolah dan masih tetap lambat. Suatu hari saya bercadang untuk mengintipnya ke rumahnya. Setelah mendapatkan alamatnya, saya meneruskan niat saya. Dia tinggal di sebuah kawasan setinggan tidak berapa jauh dari sekolah. Keadaan rumahnya sangat daif.

Saya nampak murid saya itu sedang berdiri di depan rumahnya dalam keadaan gelisah. Seorang wanita yang mungkin ibunya juga kelihatan gelisah. Lebih kurang pukul 1.30 seorang anak lelaki sedang berlari-lari sekuat hati menuju ke rumah itu. Sambil berlari dia membuka baju sekolahnya. Sampai di depan rumah baju dan kasutnya diserahkan pula kepada murid saya yang terus bergegas memakainya. Sebelum pakaian sekolah sempurna dipakai, dia sudah berlari ke arah sekolah.

Saya kembali ke sekolah dengan penuh penyesalan. Saya memanggil anak itu sambil menahan airmata yang mula tergenang. "Maafkan cikgu. Tadi cikgu pergi ke rumah kamu dan memerhatikan kamu dari jauh. Siapa yang berlari memberikan kamu baju tadi?" Dia terkejut dan wajahnya berubah. "Itu abang saya. Kami kongsi baju dan kasut sebab tak ada baju lain. Itu saja baju dan kasut yang ada. Maafkan saya, cikgu." Jawabnya "Kenapa kamu tak beritahu cikgu dan kenapa kamu biarkan saja cikgu pukul kamu?" " Mak pesan, jangan meminta-minta pada orang, jangan ceritakan kemiskinan kita pada orang. Kalau cikgu nak pukul serahkan saja punggung kamu." Sambil menahan airmata yang mula berguguran saya memeluk anak itu, "Maafkan cikgu, ......." Kejadian itu cukup menginsafkan saya. Selepas itu saya cuba membantunya setakat yang mampu.

Bagaimana anda boleh membantu mereka.

InsyaAllah, Asrama HALUAN Penyayang membuka kemasukan pelajar barunya berusia dari 10 – 15 tahun. Ciri-ciri yang diperlukan, anak yatim dan miskin, mampu membaca Al Quran dan kualiti akademik yang sederhana. Jika tuan puan ada maklumat, mencadangkan untuk menghantar anak-anak miskin dan yatim memasuki asrama ini, bolehlah menghubungi saya di talian 0193338484 (Abu Ridhwan).

Kepada yang mahu menyumbang samada secara individu dan organisasi, amatlah dialukan. Asrama HALUAN Penyayang sedang mencari dana untuk membina asrama anak-anak Puteri di Jalan Kebun, Shah Alam. Untuk keterangan lanjut, hubungi saya di talian 019333 8484 (Abu Ridhwan)

Allah Ta'ala berfirman, "Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertaqwa dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga) maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah".(Surah Al Lail : 5-8)

Allah Ta'ala berfirman lagi, "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah maha luas (kurnia-Nya) lagi maha mengetahui".(Al Baqarah : 261}

Rasulullah SAW bersabda,"Setiap awal pagi, semasa terbit matahari, ada dua malaikat menyeru kepada manusia dibumi. Yang satu menyeru, "Ya Tuhan, kurniakanlah ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya kepada Allah". Yang satu lagi menyeru "musnahkanlah orang yang menahan hartanya".

1 comments:

  1. Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini IBU PUSPITA seorang TKI dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar ibu hayati yg dari honkong tentan MBAH KABOIREN yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya juga saya mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus,kini saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH KABOIRENG dan jika anda ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH KABOIRENG di 085-260-482-111,saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui MBAH KABOIRENG saya juga sudah bisa sesukses ini dan jangan mudah percaya kepada MBAH yg lain selain MBAH KABOIRENG karna saya juga pernah mengalami yg namanya dibohongin sama para normal yg lain,ini bukan rekayasa dari saya melainkan ini kisah nyata dari seorang TKI,jangan ada percaya klau ada yg memakai pesan ini klau bukan atas nama saya krna itu cuma bohan dan ini resmi saya yg menulis.Untuk yg punya rum erimakasih atas tumpangannya. KLIK _ GHOB _ 2D 3D _ 4D _ 6D _ DISINI












    Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini IBU PUSPITA seorang TKI dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar ibu hayati yg dari honkong tentan MBAH KABOIREN yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya juga saya mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus,kini saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH KABOIRENG dan jika anda ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH KABOIRENG di 085-260-482-111,saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui MBAH KABOIRENG saya juga sudah bisa sesukses ini dan jangan mudah percaya kepada MBAH yg lain selain MBAH KABOIRENG karna saya juga pernah mengalami yg namanya dibohongin sama para normal yg lain,ini bukan rekayasa dari saya melainkan ini kisah nyata dari seorang TKI,janan ada percaya klau ada yg memakai pesan ini klau bukan atas nama saya krna itu cuma bohon dan ini resmi saya yg menulis.Untuk yg punya rum erimakasih atas tumpangannya. KLIK _ GHOB _ 2D 3D _ 4D _ 6D _ DISINI

    ReplyDelete

Jom Sertai TeenACE Jun 2013

Pautan Tarbawi ♥

There was an error in this gadget

Langitilahi.Com

halaqahmuntijah

HALUANPalestin

Menyumbang Untuk Palestin

Kolej Tarbiyah Dakwah