Wednesday, December 12, 2012

Kemaruk Cinta: Hembusan Dakwah Di Atmosfera Lumpur!


Kita manusia biasa, perlukan cinta dan memerlukan dakwah. Bercinta dan berdakwah. Apa kayu pengukurnya? Cinta itu anugerah dari Allah, dakwah itu adalah pertanggungjawaban dari Allah jua. Bercintalah, asalkan tidak mencemari dasar dakwah dan syariah.
 
Ada sebuah kisah cinta luarbiasa yang dinukilkan oleh Syeik ’Abdullah Nashih ’Ulwan dalam Taujih Ruhiyahnya. Kisah menarik ini, atau yang sepadan dengannya juga termaktub dalam karya agung Ibnul Qayyim Al Jauziyah yang khusus membahas para pencinta dan pemendam rindu, Raudhatul Muhibbin.

Ini kisah tentang seorang gadis yang memiliki kecantikan yang luarbiasa. Dialah sang bunga di sebuah bandar yang harumnya semerbak hingga negeri-negeri tetangga. Tidak ramai yang pernah melihat wajahnya, sedikit yang pernah mendengar suaranya, dan boleh dihitung jari orang yang pernah berurusan dengannya. Dia pemilik kecantikan yang terjaga bagaikan bidadari di taman syurga.

Gadis ini tetap manusia biasa, lantas sang gadis juga memendam cinta. Cinta itu tumbuh, anehnya, kepada seorang pemuda yang belum pernah dilihatnya, belum pernah dia dengar suaranya, dan belum tergambar wujudnya dalam benak fikirannya. Hanya diketahui melalui khabaran orang. Hanya melalui cerita yang beredar. Bahawa pemuda ini tampan bagai Nabi Yusuf zaman ini. Bahawa akhlaknya suci. Bahawa ilmunya tinggi. Bahawa kesolehannya membuat rasa iri. Bahawa ketakwaannya telah berulang kali teruji. Namanya kerap muncul dalam pembicaraan dan doa para ibu yang merindukan menantu.

Gadis pujaan itu telah dilanda kerinduan sejak didengarinya dari ibu saudara berkisah tentang pemuda idaman. Tetapi begitulah, cinta itu terpisah oleh jarak, terkekang oleh waktu, tersekat oleh rasa asing dan ragu. Hingga hari itu pun tiba. Sang pemuda berkunjung ke bandar sigadis untuk sebuah urusan. Dan cinta sang gadis tidak lagi mampu menunggu. Ia telah terbakar rindu pada sosok yang bayangannya mengisi ruang hati. Meskipun tidak pasti adakah benar yang ia bayangkan tentang matanya, tentang alisnya, tentang lesung pipitnya, tentang ketegapannya, tentang ketampanan dan semuanya. Meskipun tidak pasti apakah cintanya bersambut sama.

Maka ditulisnyalah surat itu, memohon bertemu. Dan ia mendapat jawaban. ”Ya”, dari sang pemuda itu.

Akhirnya mereka bertemu di satu tempat yang disepakati. Berdua saja. Awal-awal tidak ada kata. Tapi bayangan masing-masing telah merasuk jauh menembus mata, menghadirkan rasa tidak keruan dalam dada. Dan sang gadis yang mendapati bahawa apa yang ia bayangkan tidak seberapa dibanding aslinya; kesantunannya, kelembutan suaranya, kegagahan sikapnya. Ia berkeringat dingin. Tapi diberanikannya bicara, kerana demikianlah kebiasaan yang ada pada keluarganya.

”Maha Suci Allah”, kata sigadis sambil sekilas kembali memandang, ”Yang telah menganugerahi engkau wajah yang begitu tampan.”

Sang pemuda tersenyum sambil menundukkan wajahnya. Pemuda itu mula berkata, ”Andai saja kau lihat aku”, katanya, ”Sesudah tiga hari dikuburkan. Ketika cacing berpesta membusukkannya. Ketika ulat-ulat bersarang di mata. Ketika hancur wajah menjadi busuk bernanah. Anugerah ini begitu sementara. Janganlah kau tertipu olehnya.”

”Betapa inginnya aku”, kata sigadis, ”Meletakkan jemariku dalam genggaman tanganmu.”

Sang pemuda berkeringat dingin mendengarnya. Sang pemuda itu menjawab sambil tetap menunduk memejamkan mata. ”Tidak kurang inginnya aku berbuat lebih dari itu. Tetapi cuba bayangkan, kulit kita adalah api neraka; yang satu bagi yang lainnya. Tidak berhak saling disentuhkan.Kerana di akhirat kelak hanya akan menjadi rasa sakit. Dan penyesalan yang tidak berkesudahan.”

Si gadis ikut tertunduk. ”Tapi tahukah engkau”, katanya melanjutkan, ”Telah lama aku dilanda rindu, takut, dan sedih. Telah lama aku merindukan saat aku dapat meletakkan kepalaku di dadamu yang berdegub. Agar berkurang beban-beban perasaan ini. Agar Allah menghapus kesempitan dan kesusahan.”

”Jangan lakukan itu kecuali dengan haknya”, kata si pemuda. ”Sungguh kawan-kawan akrab pada hari kiamat satu sama lain akan menjadi seteru. Kecuali mereka yang bertaqwa.”

Kita cukupkan sampai di sini sang kisah. Mari kita dengar komentar Syeikh ’Abdullah Nasih ’Ulwan tentangnya.

”Apa yang kita pelajari dari kisah ini?”,demikian beliau bertanya. ”Sebuah kisah yang indah. Sarat dengan ’ibrah dan pelajaran. Kita lihat bahawa sang Pemuda demikian fasih membimbing si gadis untuk menghayati kesucian dan ketakwaan kepada Allah.”

”Tapi”, kata beliau memberi catatan. ”Dalam kisah indah ini kita tanpa sedar melupakan satu perkara. Bahawa sang pemuda dan gadis melakukan pelanggaran syari’at. Bahawa sang pemuda mencampur adukkan kebenaran dan kebatilan. Bahawa ia meniupkan nafas dakwah dalam atmosfera yang ternoda. Dan nampaknya kita lihat dalam kisah ini sang gadis sama sekali tidak mengindahkan dakwahnya. Bahkan ia makin berani dalam kata-kata; mengajukan permintaan-permintaan yang makin meninggi tingkat bahayanya dalam pandangan syari’at Allah.” Ya. Dia sama sekali tidak memperhatikan isi kalimat da’wah sang pemuda. Buktinya, kalimatnya makin berani dan menimbulkan syahwat dalam hati. Mula-mula hanya mengagumi wajah. Lalu membayangkan tangan bergandingan, jemarinya menyatu bertautan. Kemudian membayangkan berbaring dalam pelukan. Subhanallah, bagaimana jika percakapan diteruskan tanpa batas waktu?

”Kesalahan itu”, kata Syeikh ’Abdullah Nasih ’Ulwan dengan tegas, ”Telah terjadi sejak awal.” Apa itu? ” Mereka berkhalwat! Mereka tidak mengindahkan peringatan syari’at dan pesan Sang Nabi tentang hal yang satu ini.”

Ya. Mereka berkhalwat! Bersepi berduaan.Ya. Sang pemuda memang sedang berdakwah. Tapi meminjam istilah salah seorang Akhi yang paling saya cintai dalam ’surat cinta’-nya yang masih saya simpan hingga kini, ini adalah ”Dakwah dusta!” Dakwah dusta. Dakwah dusta.

Di jalan cinta para pejuang, mari kita hati-hati terhadap jerangkap syaitan. Kerana yang nampak indah selalu harus diperiksa dengan ukuran kebenaran, ukuran berpaksikan wahyu.

1 comments:

  1. Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini IBU PUSPITA seorang TKI dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar ibu hayati yg dari honkong tentan MBAH KABOIREN yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya juga saya mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus,kini saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH KABOIRENG dan jika anda ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH KABOIRENG di 085-260-482-111,saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui MBAH KABOIRENG saya juga sudah bisa sesukses ini dan jangan mudah percaya kepada MBAH yg lain selain MBAH KABOIRENG karna saya juga pernah mengalami yg namanya dibohongin sama para normal yg lain,ini bukan rekayasa dari saya melainkan ini kisah nyata dari seorang TKI,jangan ada percaya klau ada yg memakai pesan ini klau bukan atas nama saya krna itu cuma bohan dan ini resmi saya yg menulis.Untuk yg punya rum erimakasih atas tumpangannya. KLIK _ GHOB _ 2D 3D _ 4D _ 6D _ DISINI












    Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini IBU PUSPITA seorang TKI dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar ibu hayati yg dari honkong tentan MBAH KABOIREN yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya juga saya mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus,kini saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH KABOIRENG dan jika anda ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH KABOIRENG di 085-260-482-111,saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui MBAH KABOIRENG saya juga sudah bisa sesukses ini dan jangan mudah percaya kepada MBAH yg lain selain MBAH KABOIRENG karna saya juga pernah mengalami yg namanya dibohongin sama para normal yg lain,ini bukan rekayasa dari saya melainkan ini kisah nyata dari seorang TKI,janan ada percaya klau ada yg memakai pesan ini klau bukan atas nama saya krna itu cuma bohon dan ini resmi saya yg menulis.Untuk yg punya rum erimakasih atas tumpangannya. KLIK _ GHOB _ 2D 3D _ 4D _ 6D _ DISINI

    ReplyDelete

Jom Sertai TeenACE Jun 2013

Pautan Tarbawi ♥

There was an error in this gadget

Langitilahi.Com

halaqahmuntijah

HALUANPalestin

Menyumbang Untuk Palestin

Kolej Tarbiyah Dakwah